• Breaking News

    Just Share... bukan bermaksud menggurui ataupun sok suci hanya ingin berbagi.....

    Test Footer

    Sabtu, 05 Januari 2013

    kompetensi sosial guru


    BAB I
    PENDAHULUAN

    A . Latar Belakang

    Salah satu penyebab rendahnya moral/akhlak generasi saat ini adalah  rendahnya moral para guru dan orang tua. Kecenderungan tugas guru hanya mentransfer ilmu pengetahuan tanpa memperhatikan nilai-nilai moral yang terkandung dalam ilmu pengetahuan tersebut, apalagi kondisi pembelajaran saat ini sangat berorientasi pada perolehan angka-angka sebagai standarisasi kualitas pendidikan.
    Setiap orang yang pernah sekolah, pastilah berhubungan dengan guru dan mempunyai gambaran tentang kepribadian guru. Walaupun gambaran tentang guru tidak lengkap dan mungkin tidak benar seluruhnya, namun orang akan berinteraksi dengan guru.
    Guru adalah pribadi yang menentukan maju atau tidaknya sebuah bangsa dan peradaban manusia. Ditangannya, seorang anak yang awalnya tidak tahu apa-apa menjadi pribadi jenius. Melalui sepuhannyalah, lahir generasi-generasi unggul. Maka dari itu, didalam makalah ini akan dibahas tentang kepribadian guru.
    B. Rumusan Masalah
    Sesuai latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam makalah ini adalah sebagai berikut:
    1.    Apa yang dimaksud dengan guru dan kepribadian guru ?
    2.    Bagaimana perkembangan kepribadian guru ?
    3.    Apa saja kualifikasi kepribadian Guru itu ?






    BAB II
    PEMBAHASAN

          1.            Pengertian Guru  dan Kepribadian Guru
                                   a.            Pengertian Guru
                Menurut kamus besar bahasa Indonesia guru adalah seorang yang pekerjaannya (mata pencahariannya, profesinya) mengajar. Dalam bahasa Arab disebut mu’allim dan dalam bahasa Inggris disebut Teacher. Semua memiliki arti yang sederhana yakni "A Person Occupation is Teaching Other" artinya guru ialah seorang yang pekerjaannya mengajar orang lain.
                Sedangkan arti secara umumnya, guru adalah pendidik dan pengajar pada pendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah, dengan tugas utamanya mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

                                  b.            Pengertian Kepribadian Guru
    Ada beberapa pengertian kepribadian menurut Psikolog antara lain sebagai berikut :
    1.      Menurut W. Stern, pengertian person adalah suatu kesatuan yang dapat menentukan diri sendiri dengan mereka dan mempunyai dua tujuan yaitu mengembangkan diri dan mempertahankan diri.[1]
    2.      Gordon W. Allport, memberikan definisi kepribadian sebagai organisasi dinamis dalam individu sebagai sistem psikofisis yang menentukan caranya yang khas dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungan.[2]
    3.      Sedangan menurut Witherington, kepribadian adalah keseluruhan tingkah laku seseorang yang diintegrasikan, sebagaimana yang tampak pada orang lai. Kepribadian ini bukan yang melekat pada diri seseorang, tetapi lebih merupakan hasil daripada suatu pertumbuhan yang lama dalam suatu lingkungan kultural.[3]

                            Dengan melihat beberapa pengertian diatas maka pengertian krpribadian guru adalah  suatu totalitas psikologis yang khas, unik dan mantap yang ada dalam pribadi seorang guru sehingga mampu menjadi sumber intensifikas bagi subyek. dalam hal ini berarti memiliki kepribadian yang pantas untuk diteladani, mampu melaksanakan kepemimpinan seperti yang diungkapkan oleh Ki HAjar Dewantara
    Ing ngarso sungtulodo
    Ing madyo mangun karso
    Tut wuri hindayani
    Artinya bahwa guru harus menjadi contoh dan teladan, membangkitkan motif belajar siswa serta mendorong/memberikan motivasi dari belakang. Dalam arti Anda sebagai seorang guru dituntut melalui sikap dan perbuatan menjadikan dirinya pola panutan dan ikutan orang-orang yang di pimpinnya. Dalam hal ini siswa-siswa di sekolahnya, juga sebagai seorang guru dituntut harus mampu membangkitkan semangat berswakarsa dan berkreasi pada orang-orang yang dibimbingnya serta harus mampu mendorong orang-orang yang di asuhnya agar berani berjalan di depan dan sanggup bertanggung jawab.[4]
    Ciri - ciri kepribadian yang sewajarnya dimiliki oleh seorang guru, sebagai berikut :
    1.                  Guru itu harus orang yang bertakwa kepada Tuhan, dengan segala sifat, sikap dan amaliyahnya dan mencerminkan ketaqwaannya itu.
    2.                  Seorang guru itu harus pandai bergaul, terutama bergaul dengan anak - anak.
    3.                  Seorang guru adalah seseorang yang penuh minat, penuh perhatian, dan bercita- cita untuk dapat mengembangkan profesi jabatannya itu.
    4.                  Seorang guru harus memilki cita- cita untuk belajar seumur hidup. Ia adalah pendidik. walaupun demikian, ia harus merangkap dirinya sebagai terdidik dalam pengertian mendidik dirinya sendiri.[5]
          2.            Perkembangan Kepribadian Guru
                Kepribadian sesungguhnya adalah sesuatu yang abstrak, sukar dilihat atau diketahui secara nyata, yang dapat diketahui adalah penampilan atau bekasnya dalam segala aspek kehidupan. Misalnya dalam tindakan, ucapan, caranya bergaul, berpakaian, dan dalam menghadapi persoalan atau masalah.
    Ada 3 faktor yang menentukan dalam perkembangan kepribadian :
    1.      Faktor bawaan  
                Unsur ini terdiri dari bawaan genetic yang menetukan diri fisik primer (warna mata, kulit) selain itu juga kecenderungan-kecenderungan dasar misalnya kepekaan, penyesuaian diri.
    2.      Faktor lingkungan
                Faktor lingkungan seperti sekolah, atau lingkungan sosial/budaya seperti teman, guru, dan lain-lain. Dapat mempengaruhi terbentuknya kepribadian.
    3.      Interaksi bawaan dan lingkungan
                Interaksi yang terus menerus antara bawaan dan lingkungan menyebabkan timbulnya perasaan aku/diriku dalam diri seseorang.

          3.            kualifikasi kepribadian Guru
    1. Kualifikasi Personal guru
    a.       Guru yang baik
    Baik dalam arti disini adalah mempunyai konotasi sifat moral yang baik. sifat- sifat yang siutamakan adalah sifat - sifat yang menjadi asumsi manusia sejak lahir seprti jujur, setia, sabar dan tanggung jawab.
    b.      Guru yang berhasil
    Seorang guru dikatakan berhasil apabila dalam mengajar ia dapat menunjukkan kemampuannya sehingga tujuan - tujuan yang telah yang telah ditentukan dapat tercapai oleh siswa.
    c.       Guru yang efektif
    Seorang guru disebut sebagai seorang guru yang efektif bila ia dapat mendayagunakan waktu dan tenaga yang sedikit, tetapi dapat mencapai hasil yang banyak.[6]
    2. Kualifikasi Pribadi guru
    1)      Kepribadian yang mantap, stabil
    2)      Peka terhadap perubahan dan pembaharuan
    3)      Berfikir alternatif
    4)      Adil, Jujur, dan obyektif
    5)      Berdisiplin dalam menjalankan tugas
    6)      Ulet dan tekun bekerja
    7)      berusaha memperoleh apa yang dia inginkan
    8)      Simpatik
    9)      Bersifat terbuka
    10)  Kreatif
    11)   Berwibawa



                                                                                                          1.             
    BAB III
    KESIMPULAN

    Guru adalah pendidik dan pengajar pada pendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah, dengan tugas utamanya mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.
    Kepribadian adalah keseluruhan sikap, perasaan, ekspresi dan tempramen seseorang, hanya dapat diketahui lewat penampilan, tindakan, atau ucapan ketika menghadapi suatu persoalan.
    Ciri - ciri kepribadian yang sewajarnya dimiliki oleh seorang guru, sebagai berikut :
    1.      Guru itu harus orang yang bertakwa kepada Tuhan, dengan segala sifat, sikap dan amaliyahnya dan mencerminkan ketaqwaannya itu.
    2.      Seorang guru itu harus pandai bergaul, terutama bergaul dengan anak - anak.
    3.      Seorang guru adalah seseorang yang penuh minat, penuh perhatian, dan bercita- cita untuk dapat mengembangkan profesi jabtannya itu.

    DAFTAR PUSTAKA
    Gunawan, Hary. 2000. Sosiologi Pendidikan Suatu Analisis Sosiologi Tentang Berbagai Problem Pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta
    Nasution. 2004. Sosiologi Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara
    Umar Fakhrudin, Asep. 2009. Menjadi Guru Favorit. Jogjakarta: Diva Press
    Naim,Ngainun. 2009. Menjadi Guru Inspiratif : memberdayakan dan mengubah jalan hidup siswa. Yogyakarta : Cipta Pelajar
    Uno,HAmzah B. 2007. Profesi kependidikan : problema, solusi, dan reformasi pendidikan di Indonesia. Jakarta : Bumi Aksara.
                                              




    [1] Ngainun Naim. Menjadi Guru Inspiratif : memberdayakan dan mengubah jalan hidup siswa. ( Yogyakarta : Cipta Pelajar, 2009 ) hlm. 36
    [2] Ibid
    [3] Ibid. hlm.37
    [4] HAmzah B. Uno. Profesi kependidikan : problema, solusi, dan reformasi pendidikan di Indonesia.
    (Jakarta : Bumi Aksara. 2007 ). hlm. 69
    [5]  Ngainun Naim. Menjadi Guru Inspiratif : memberdayakan dan mengubah jalan hidup siswa. ( Yogyakarta : Cipta Pelajar, 2009 ) hlm. 38

    [6] ibid. hlm. 39

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Beauty

    Fashion

    Flag Counter

    Test Footer

    Travel